Rabu, 27 Mei 2015

SANGGAR KEMANGGISAN DAY 4



Ridacia Sananta
1701290526

Pada pertemuan ke empat Hari Rabu 27 mei 2015 saya dan kelompok saya melakukan kunjungan terakhir untuk mengajar di Sanggar Kemanggisan dari pukul 13.00pm-15.30pm seperti biasa nya saya dan kelompok saya menemui anak-anak yang ada di dalam sanggar dan menanyakan apa saja yang sudah di pelajari pada hari-hari kemarin. dan pada hari ini saya mengajar pelajaran bahasa inggris yang dimana pelajaran ini sangat penting sekali di dunia masa depan. yang di pelajari adalah hal-hal yang sangat dasar yaitu seperti kalimat-kalimat singkat dan kosa kata benda. anak-anak sangat antusias dengan pelajaran yang di ajarkan oleh kami sekelompok. anak-anak bebas menanyakan apa saja yang ingin mereka tanyakan kepada kami tentang kesulitan yang ada di dalam pelajaran bahasa inggris .



 


tak terasa hari ini adalah hari terakhir saya dan kelompok saya mengajar di sanggar kemanggisan yang didirikan bapak asmoro ini. saya sangat senang bisa berkesempatan untuk mengajar di sanggar mungil tersebut dengan banyaknya anak-anak jalanan yang sangat antusias terhadap belajar mengajarkan saya untuk tidak menyerah dalam hal belajar. dengan melihat semangat mereka saya bisa menjadi termotivasi agar tidak boleh menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang ada untuk
belajar lagi. belajar dalam banyak hal diantaranya menghargai hidup, menghargai orang lain dan lain-lain.

Selasa, 26 Mei 2015

SANGGAR KEMANGGISAN DAY 3


Ridacia Sananta
1701290526

Hari Ke 3 kami mengajar anak-anak di tempat Sanggar Kemanggisan, di Jln. Budi Raya No.80B, Kemanggisan. Pada hari ke 3 di Sanggar, saya dan kelompok saya melakukan hal yang sama seperti 2 hari kemarin yaitu mengajar, kami mengajar dari jam 13.00pm - 15.30pm, pada hari ke 3 ini tidak terlalu ramai seperti kemarin tetapi masih tampak terlihat keceriaan dan semangat anak-anak ini untuk belajar, saat masuk kedalam ruangan belajar saya mendekati beberapa anak disana dan menanyakan pelajaran apa yang sudah di dapat dari hari kemarin, dan untuk mencairkan suasana saya sedikit memberikan tugas kepada mereka untuk menggambar dan mewarnai, terlihat beberapa anak sangat enjoy mewarnai dan sejenak melupakan tugas mereka.


di sela-sela belajar saya menanyakan kepada mereka tentang rumah mereka dan sekolah mereka, ada beberapa yang tidak sekolah dan ada juga yang sekolah dan rata-rata rumah mereka sangat dekat dengan sanggar.



Kamis, 21 Mei 2015

SANGGAR KEMAGGISAN DAY 2

https://pbs.twimg.com/media/CFiKsQCVIAAnf-r.jpg
Ridacia Sananta
1701290526

          Pada hari kedua ini saya mengajar dengan anak-anak yang berbeda dengan yang keamrin, anak yang saya ajar hari ini bernama ani, hari ini saya mengajar pukul 13.00pm-15.30pm,saya mengajar anak yang berada di sanggar kemanggisan ini merasakan banyak hal yaitu kesabaran dalam mengajar dan menghadapi anak kecil . yang saya ajarkan hari ini adalah bahasa inggris dan matematika. setelah selesai mengajar pemilik sanggar yang bernama bapak asmoro mengumpulkan saya dan teman-teman saya di sanggar tersebut untuk bercerita tentang awal mula pak asmoro mendirikan sanggar kemanggisan tersebut, di mulai dari Berawal di sebuah halte SLIPI-Jakarta Barat, sepulang kuliah di tahun 1998. Asmoro melihat anak mengangamen dengan tas sekolah dipundaknya. Ternyata tas itu berisi buku pelajaran. Anak itu sulit mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikannya.
Sejak saat itu, di hari-hari berikutnya Asmoro selalu ditemui lebih dari 50-an anak jalanan yang ingin ditolong mengerjakan PR-nya, tepatnya di halte SLIPI. Hal ini menyebabkan kemarahan Tamtib, sehingga mereka ditangkap dan dimasukan ke penjara. Mulai dari jam 1 siang hingga jam 6 sore, dengan  alasan telah menimbulkan kegaduhan dan kepadatan di halte, mengganggu masyarakat lain,” kenang Asmoro.Berbagai program membangun yang telah dikerjakan seperti: kesehatan, pendidikan, beasiswa, feeding, susu bagi anak bangsa, bimbingan belajar, serangan fajar, dan pendampingan.
banyak hal yang saya dapatkan di hari ini yaitu dengan kt memberikan sesuatu ke orang lain itu menumbuhkan kepedulian kt terhadap sesama, karena dengan kt memberikan sesuatu kepada orang lain itu bisa menumbuhkan rasa kepuasan tersendiri terhadap diri kita.

dokumentasi hari ke 2 kegiatan belajar mengajar sanggar kemanggisan









https://pbs.twimg.com/media/CFiKsQkUUAEvTMJ.jpg

Rabu, 20 Mei 2015

SANGGAR KEMANGGISAN DAY 1

https://pbs.twimg.com/media/CFiKsQCVIAAnf-r.jpg
Ridacia Sananta
1701290526


       Pada hari ini tepatnya pada hari Selasa,20 mei 2015 saya dan teman-teman saya berkesempatan melakukan kunjungan untuk melaksanankan tugas kuliah kami yaitu pelajaran CB (Character Building). saya dan teman-teman memutuskan untuk melakukan kunjungan ke salah satu sanggar belajar mengajar di daerah kemanggisan, sanggar tersebut bernama '' Sanggar Kemanggisan ''  dimana tempat ini berisi anak-anak kurang mampu/anak jalanan yang ingin terus belajar dan menimba ilmu walalupun bukan di sekolah formal. waktu pengajaran yang saya dan kelompok saya lakukan adalah dari jam 8.00 am sampai sekitar jam 10.30 am pagi 
        Awal kami memasuki sanggar tersebut sudah terlihat banyak sekali anak-anak yang sangat antusias untuk belajar, ada yang sudah siap dengan buku-bukunya dan ada juga yang masih diam dan menunggu kami sebagai pengajar untuk menghampiri mereka dan membahas tentang pelajaran yang mereka belum pahami, saya dan teman-teman saya langsung duduk dan memasuki sanggar lalu di sambut oleh anak-anak tersebut, saya mencoba untuk mendekati beberapa anak dan memulai percakapan yang ringan lalu saya mengajari satu anak bernama rena, saya membantu Rena mengerjakan PR rena pelajaran IPA, rena sangat bersemangat dalam mempelajari pelajaran tersebut dan saya berfikir bahwa orang-orang seperti ini sangat mempunyai antusias yang luar biasa dalam hal belajar sedangkan saya dan teman-teman kadang merasa malas dan cepat putus asa dalam hal belajar, dari ini saya belajar bahwa kita tidak boleh mudah menyerah dan harus tetap bersemangat dalam belajar.
        saya melihat di sanggar tersebut hampir semua anak sangat mempunyai semangat belajar yang tinggi, karena keterbatasan ekonomi mereka terpaksa untuk tidak mengenyam dunia pendidikan formal yaitu sekolah, tetapi ada beberapa anak di sanggar tersebut yang bersekolah di beberapa sekolah yang berada di sekitar kemanggisan. disini saya jg belajar bagaiaman cara beradaptasi dengan lingkungan baru dan dengan anak-anak kecil yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. sangat menarik sekali bahwa saya dan teman-teman bisa di beri kesempatan mengajar di tempat yang sederhana namun penuh makna dan semangat dari anak-anak tersebut.

        ini ada beberapa foto dimana saya dan teman-teman saya melakukan pengajaran kepada anak-anak di sanggar kemanggisan di hari pertama




https://pbs.twimg.com/media/CFdSh-DUgAAKJh8.jpg

https://pbs.twimg.com/media/CFdShQuUMAIf8wv.jpghttps://pbs.twimg.com/media/CFdShYRVAAEJxI5.jpg